Sunday, September 29, 2013

Review Buku: Autumn Once More

Dok. Pribadi
Detail Buku
Judul: Autumn Once More - Kumpulan Cerpen Metropop
Penulis: Ilana Tan, Ika Natassa, Aliazalea, dkk
Penyunting: Tim editor GPU
Desain sampul: Marcel A. W
Penata letak: @bayu_kimong
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, April 2003
Tebal: 232 halaman
ISBN: 9789792294712

Review
Akhirnya...! Sebenernya udah lama banget saya baca buku ini. Sempet bikin review-nya juga, tapi enggak selesai. Serasa ada yang mengganjal nih kalau belum nuntasin draft review-nya :D

Selain desain cover-nya yang unyu, saya tertarik dengan kumpulan cerpen bertema 'cinta' ini karena sederet nama penulis metropop terkenal yang tercantum di cover depannya. Saya udah lama banget enggak baca metropop. Tapi seingat saya, saya cukup puas dengan A Very Yuppy Wedding-nya Ika Natassa. Sedangkan Ilana Tan dan Aliazalea, jujur saya belum pernah baca karya mereka. Makanya, saya ngincer banget buku ini. Selain untuk mendapat bacaan segar ala metropop, juga supaya bisa ngintip karyanya Ilana Tan dan Aliazalea.

Surprisingly, cerpen-cerpen yang membuat saya terkesan justru bukan dari ketiga penulis metropop yang terkenal itu. Dari 13 cerpen dalam buku ini, berikut beberapa cerpen favorit saya.

Jack Daniel's vs Orange Juice (Christina Juzwar)
Bercerita tentang Dennys yang memutuskan untuk berhenti minum dan merokok, bahkan ikut salat Subuh berjamaah di mushola karena jatuh cinta pada anak gadis Pak Haji, tetangganya. Semua berjalan lancar hingga suatu pagi Dennys pulang dalam keadaan mabuk dan...
"Assssssalammu'alaikum, Pak Haji. Mau ke mana subuh-subuh begini? Nggak takut masuk angin, Pak? Ha-ha-ha." (halaman 67)
Huaaa... Selain tulisannya ringan dan segar, kocak juga. Seru!

Perkara Bulu Mata (Nina Addison)
Bercerita tentang empat orang yang bersahabat baik, namun tiba-tiba Vira berkata pada Lilian...
"Li, si Jojo tuh bulu matanya bagus banget ya." (halaman 172)
Yup! Vira naksir Jojo. Dan ketika Jojo mengetahui tentang hal itu, dia pun mulai menghindari Vira. Dengan menggunakan tiga sudut pandang yaitu Vira, Jojo, dan Lilian, serta ending yang cute, membuat cerpen ini asik dan sangat menghibur :)

The Unexpected Surprise (Nina Andiana)
Bercerita mengenai hubungan antara ibu dan anak. Mita merasa Mamanya terlalu sering menceramahinya dan tidak mengerti akan kesibukannya di kantor.
"...aku mau cerita sampai kayak gimana pun Mama nggak bakalan ngerti. Mama kan nggak pernah kerja kantoran!" (halaman 193)
Cerpen ini memang berbeda dengan cerpen lainnya yang hanya membahas konflik (cinta) dengan lawan jenis, tapi enggak kalah menghibur dan moral ceritanya pun manis banget :)

Thirty Something (Anastasia Aemilia)
Bercerita tentang Erik yang menyatakan perasaan cintanya pada Rachel, sahabatnya sebelum dia pergi ke Jepang. Sayang, jawaban yang diterimanya justru sangat mengejutkan.
Setelah melihat cincin itu jatuh dari tas lu dan membaca nama yang terukir di sana, gue nggak punya keberanian untuk kembali lagi ke Jakarta. (halaman 35)
Aahhh..! Nyesek :(

Love is a Verb (Meilia Kusumadewi)
Bercerita tentang Timal yang merasa bahwa Rangga-kekasihnya tidak perhatian padanya.
"Gue ngasih dia perhatian penuh, terus apa balasan dia sama gue? Komen di Facebook aja setahun sekali." (halaman 157)
Fenomena media sosial memang mengguncang dunia. Ada yang menjadikan media sosial sebagai ajang untuk memamerkan public displays of affection seperti Timal, tapi ada juga yang sebaliknya seperti Rangga. Menarik :)

Cinta 2x24 Jam (Shandy Tan)
Bercerita tentang 'aku' yang jatuh cinta pada Lingga-bos barunya.
Aneh, rasanya sedikit bagian dari diriku ikut hilang bersama lenyapnya sosok Lingga di balik pintu. Aku benar-benar sudah jatuh cinta rupanya. (halaman 225)
Cerpen penutup dengan double twist di dalamnya. Meskipun saya sudah bisa menebak salah satu twist-nya, tapi cukup kaget juga dengan twist lainnya. Cukup menghibur juga :)

Cerpen yang lainnya, menurut saya sih biasa saja. Malah ada dua buah cerpen yang membuat saya mengerutkan kening yaitu Tak Ada yang Mencintaimu Seperti Aku (Hetih Rusli) dan Senja yang Sempurna (Rosi L. Simamora). Di antara tulisan-tulisan ringan dan segar ala metropop, kedua cerpen tersebut rasanya terlalu puitis.

Tapi dalam menilai sesuatu, tentu dipengaruhi oleh selera pribadi masing-masing orang kan ya. Nah, bagaimana denganmu? Cerpen mana yang menjadi favoritmu?

Rating
Saya memberikan tiga dari lima bintang untuk buku ini.

2 comments:

  1. Mbaakk.. kenapa selalu update review buku mulu,, aku jadi mupeng ini.. secara uda lama banget gak ke toko buku.. *ini komen bener2 OOT, karena saya sedang puasa belanja buku :(

    ReplyDelete
  2. Samaaa mbak. Saya juga suka banget sama Jack Daniel's vs Orange Juice. Seger dan kocak :D

    ReplyDelete