Showing posts with label giveaway. Show all posts
Showing posts with label giveaway. Show all posts

Monday, April 22, 2019

Pengumuman Pemenang Giveaway: Diary Gamophobia

Terima kasih banyak ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Diary Gamophobia. Kini saatnya saya mengumumkan siapa pemenang yang beruntung. 

So, langsung saja ya. Saya sampaikan selamat kepada...

Bety Kusumawardhani

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Diary Gamophohia", paling lambat tanggal 24 April 2019.


Read more >>

Monday, April 15, 2019

Blogtour dan Giveaway: Diary Gamophobia


Detail Buku
Judul: Diary Gamophobia
Penulis: Liana Safitri
Editor: Diara Oso
Penerbit: Laksana
Cetakan: pertama, 2019
Tebal: 256 halaman
ISBN: 978-602-407-518-7
Harga: Rp 65.000

Blurb
Terlahir dari keluarga yang tak bahagia, Anna memutuskan untuk tidak menikah. Ia bertekad untuk membesarkan dan membahagiakan Sasa, anak mendiang sahabatnya. Suatu ketika ia bertemu Tony, pria yang mengantarkan Sasa pulang dari sekolah. Pertemuan itu tanpa terduga terus berlanjut. Sasa pun merasa sayang pada Tony, bahkan mengakuinya sebagai "papa"-nya di depan teman-teman sekolah. Baik Anna maupun Tony menyadari, ada sesuatu yang mulai berubah. Namun, trauma di masa lalu masih membayangi.

Review
Bagaimana apabila teman-teman melihat seorang anak kecil sedang menangis di pinggir jalan? Langsung berhenti dan menanyakan rumahnya, itulah yang dilakukan Anthony saat dia melihat anak TK menangis kebingungan di pinggir jalan. 

Awalnya Sasa ketakutan dan menolak, namun melihat ketulusan hati Tony, dia pun mau menerima bantuan Tony untuk mengantarnya pulang ke rumah. Dengan sedikit petunjuk, akhirnya Tony dapat menemukan rumah Sasa.

Setelah menunggu beberapa lama dan melalaikan janji dengan kliennya, akhirnya Tony bertemu dengan Mama Sasa, Anastasia yang panik karena telat menjemput Sasa. Tony tidak menyangka bahwa Mama Sasa masih sangat muda.

Karena mobilnya mogok, Tony menerima tawaran Anna untuk minum teh di rumahnya. Berkat hal tersebut, Tony mengetahui hobi Anna yang suka melukis. Merasa tertarik dengan lukisan Anna, Tony pun menawarkan untuk menjual lukisan-lukisan tersebut di galeri miliknya. 

Sejak saat itu, hubungan mereka bertiga semakin dekat. Sasa yang membutuhkan figur seorang ayah, Anna yang sibuk mengurus Sasa seorang diri, dan Tony yang memang menyayangi Sasa, membuat mereka sering berinteraksi.

Sudah dapat melihat ke mana arah jalan ceritanya kan? Sasa sangat senang dengan kehadiran Tony dan menyebut Tony sebagai 'Papa' di hadapan teman-teman sekolahnya. Selain menyayangi Sasa, Tony pun memiliki perasaan khusus pada Anna. Sebenarnya Anna juga mulai merasakan sesuatu pada Tony, namun dia melawan perasaan tersebut. Yup, sesuai dengan judul novel ini, Anna memiliki gamophobia, takut menikah.

"Aku tidak tahu kenapa kamu selalu melukis orang secara terpisah. Ini menyedihkan! Apakah mereka tidak bisa berada dalam satu bingkai yang sama? Berbagi tempat yang sama?" (Halaman 174)

~~~

Diary Gamophobia ini diawali tanpa prolog yang dramatis atau pancingan yang biasanya membuat pembaca pesaran. Walau begitu, novel ini dibuka dengan manis melalui cerita pertemuan antara Tony dan Sasa. Tanpa banyak berbasa-basi, pembaca langsung dihadapkan pada pemicu masalah.

Ada tiga tokoh utama dalam novel ini. Pertama Anna, seorang gadis muda yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang tidak harmonis, kini bekerja sebagai pegawai pabrik boneka rumahan. Kedua Sasa, seorang gadis kecil anak angkat Anna, ayahnya pergi begitu saja dan ibunya sudah meninggal. Serta Tony, seorang pria muda dan mapan pemilik galeri lukisan.

Tema mengenai gamophobia yang digunakan dalam novel ini memang unik dan menarik. Melalui alur maju dengan beberapa adegan flashback, pembaca akan ikut memahami perasaan Anna. Bagaimana masa lalu Anna yang suram masih terus membayanginya hingga kini, meski Anna sudah meninggalkan rumah dan keluarganya.

Selain Anna, kedua tokoh utama dalam novel ini juga memiliki masalahnya masing-masing. Sasa sering dirundung teman sekolahnya karena tidak mempunyai ayah. Begitu pula Tony yang mempunyai masa lalu kelam dan membuatnya sangat menyesal. Dituturkan menggunakan sudut pandang orang ketiga, saya dapat ikut merasakan emosi yang dirasakan semua tokohnya dengan mudah.

Tokoh dalam novel ini memang tidak terlalu banyak. Ada tokoh pendukung seperti Daisy teman Anna, Roy teman Tony, Bu Guru, dan Bi Inem. Mereka semua memiliki peran dan porsi yang tidak berlebihan, namun mendukung berjalannya cerita dengan pas.

Oiya, saya suka bagaimana penulis mengungkap masa lalu Anna dan Tony. Contohnya melalui adegan flashback dari diary dan cerita Bi Inem, sehingga jalan cerita terasa begitu mulus. Didukung dengan gaya bercerita yang formal namun santai, serta teknik penulisan yang rapi.

Latar tempat yang digunakan dalam novel ini adalah Bandung. Wawasan saya bertambah setelah membaca novel ini. Karena sebagai orang Bandung, saya malah baru tahu kalau di Sukamulya ada sentra pembuatan boneka. Dan saya juga baru ngeuh kalau taman di Cilaki itu namanya Taman Pustaka Bunga Kandaga Puspa, hehehe....

Diary Gamophobia adalah karya penulis yang pertama kali saya baca. Salut dengan usaha penulis menunjukkan seluk beluk gamophobia, serta memperlihatkan interaksi antara Anna dan Sasa, Tony dan Sasa, juga Bu Guru dan Sasa yang terasa begitu mengalir dan natural. Konfliknya pun cukup menguras emosi. Membaca novel ini membuat perasaan saya ikut teraduk-aduk. 

"Barangkali obat lupa atau alat penghapus ingatan buruk yang paling manjur dan canggih adalah membuat ingatan baik sebanyak-banyaknya. Dengan demikian ingatan baik itu bisa melawan lalu mengalahkan ingatan buruk." (Halaman 246)

Giveaway
Penasaran enggak sama buku ini? Ingin tahu lebih banyak tentang gamophobia? Atau ingin tahu bagaimana endingnya? Tenang.... Laksana akan memberikan 1 eksemplar buku Diary Gamophobia untuk 1 orang pembaca blog ini loh.

Persyaratannya mudah kok.
Seandainya mencintai orang yang memiliki gamophobia, apa yang akan teman-teman lakukan? 
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Instagram:
Akun Twitter:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 15 - 21 April 2019. 
  • Pemenang akan diumumkan paling lambat pada tanggal 23 April 2019.
  • Bagi pemenang, wajib foto buku hadiahnya jika sudah sampai.

Yuk, ikut dan ajak teman-teman yang lain ya ;)


Read more >>

Friday, October 12, 2018

Blog Tour Black Leather Jacket: Pemenang Giveaway



Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Black Leather Jacket karya Aditia Yudis dan Ifnur Hikmah dari Penerbit Twigora di blog ini. Kini saatnya saya mengumumkan siapa pemenang yang beruntung. 

So, langsung saja ya. Saya sampaikan selamat kepada...

Iput A. Futhona

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Black Leather Jacket", paling lambat tanggal 15 Oktober 2018.

Bagi teman-teman yang belum beruntung, enggak perlu sedih. Karena blog tour ini masih berlangsung di beberapa blog lain ;)


Read more >>

Wednesday, October 3, 2018

Blog Tour Black Leather Jacket: Giveaway



Ini dia yang ditunggu-tunggu. Saya mempunyai 1 (satu) eksemplar buku Black Leather Jacket karya Aditia Yudis dan Ifnur Hikmah dari Penerbit Twigora untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya gampang banget.

Berikut syaratnya:
1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.
2. Follow akun media sosial berikut: 
3. Share banner giveaway di bawah ini di salah satu akun media sosialmu dengan hashtag #GiveawayBlackLeatherJacket dan mention kedua akun di atas. 
5. Tulis komentar pada postingan ini dengan format:
  • Nama:
  • Akun Twitter/Instagram:
  • Link Share:
6. Giveaway berlangsung pada tanggal 3-9 Oktober 2017. 
7. Pemenang akan diumumkan paling lambat pada tanggal 12 Oktober 2017.

Yuk! Ikut dan ajak teman-teman yang lain ya :)

Selanjutnya, Blog Tour Black Leather Jacket: Pemenang Giveaway


Read more >>

Tuesday, March 27, 2018

Pengumuman Pemenang Giveaway: Arteri(o)

Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Arteri(o) karya SJ. Munkian dari Bitread Publishing di blog ini. Kini saatnya saya mengumumkan siapa pemenang yang beruntung.  

So, langsung saja ya. Saya sampaikan selamat kepada...

Farida Endah

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Arterio", paling lambat tanggal 31 Maret 2018.

Bagi teman-teman yang belum beruntung, enggak perlu sedih. Karena blog tour ini masih berlangsung di delapan blog lain ;)



Read more >>

Sunday, March 18, 2018

Blogtour + Giveaway: Arteri(o)


Detail Buku
Judul: Arteri(o) 
Penulis: SJ. Munkian
Editor: Auliya Millatina Fajwah
Desainer Cover: Heriyana Darsono
Penerbit: Bitread Publishing
Cetakan: 2017
Tebal: 410 halaman
ISBN: 978-602-5634-3-6

Blurb
Seseorang yang menekuni bidang medis umumnya berperingai ramah, penyabar, dan punya kepedulian yang tinggi untuk menolong mereka yang terluka, tetapi itu tidak berlaku bagi Zag Waringga, dia tipikal pemarah, emosian, juga pendendam. Alih-alih menciptakan ramuan yang dapat menyembuhkan, Zag justru menciptakan racun paling mematikan. Lain halnya dengan Nawacita, dia adalah sosok yang begitu perhatian, penuh belas kasihan, tetapi terlampau naif, padahal dia memiliki potensi istimewa yang selangka bintang jatuh, yakni merasakan detak jantung beserta aliran darah secara terperinci.

Arteri(o) akan mendenyutkan sebuah kisah yang berangkat dari pertanyaan: apakah tempat yang kini kau tempati sudah tepat? Bagaimana jika itu tidak sesuai dengan karakter dan tujuan hidupmu? Apakah petuah di mana pun kau ditempatkan Tuhan selalu punya alasan, perlu direvisi?

Arteri(o) sebagai pembuluh yang mengalirkan darah dari jantung ke seluruh bagian tubuh, akan mengajakmu ke dunia yang lain dari pada yang lain, kisah yang meletupkan fantasi, aksi, konspirasi, dan tentu saja romansa yang tepat menghujam jantungmu.

Aku ingin menjadi arteri sang pembuluh, yang bersama degup terjujurmu mengarungi setiap ruas jaringan tanpa sekalipun berpikir melewatkannya.

Dibaca
5 - 11 Maret 2018

Review
Akhirnya, sejak kemunculan novel pertamanya beberapa tahun yang lalu, kini telah hadir kembali karya terbaru dari  SJ. Munkian. Setelah Maneken, saya memang menunggu karya selanjutnya dari penulis muda berpotensi ini. Penantian saya pun terjawab dengan lahirnya Arteri(o) di awal tahun 2018--yang konsepnya sudah dimulai sejak penulisnya duduk di bangku SMP. Wuih....

Arteri(o) merupakan novel fantasi, sesuai dengan spesialisasi sang penulis. Dari cover-nya saja, saya sudah yakin bahwa novel ini menjanjikan cerita yang keren. Teman-teman perhatikan deh gambar pada cover-nya. Meskipun dibolak-balik, judulnya bisa tetap dibaca Arteri(o). Anak saya--yang berusia 7 tahun-pun telah membuktikannya. "Bunda, judulnya dibaca dari sini atau dibaca dari sana, sama ya," katanya antusias. "Iya sayang, itu namanya ambigram," hihihi....

Memang isinya tentang apa sih? Apa pula arti dari Arteri(o)?

Jadi, kisah dalam novel ini dibuka dengan penuturan Zag Waringga tentang lima jurusan di Akademi yang berada di Kartanaraya. Yaitu:
  • Lazuar adalah mereka yang mencintai ilmu hayati.
  • Vitaera adalah mereka yang mendalami ilmu tentang manusia.
  • Arterio adalah mereka yang menggandrungi ilmu tentang kesehatan.
  • Pragma adalah mereka yang menekuni ilmu praktis.
  • Zewira adalah mereka yang memaknai tentang kedalaman pikiran dan kekuatan.

Kelima jurusan tersebut bukan hanya merupakan cabang ilmu, namun juga menjadi status sosial yang berlaku seumur hidup. Zag berada di Arterio. Sayang, dia sama sekali tidak merasa bangga, bahkan benci menyandang statusnya.

Novel ini memang diawali dengan pembuka yang menarik dan membuat penasaran. Saya jadi bertanya-tanya, apa sih yang menyebabkan Zag bersikap dingin, senang menyendiri, dan selalu marah-marah. Padahal dia sangat pandai loh meracik ramuan. Di mata pelajaran Racik Ramuan, saat banyak teman sekelas yang gagal, Zag berhasil membuat Angkara atau ramuan kemarahan dan Balada atau ramuan kesedihan.

Namun Zag juga lebih sering membuat jenis ramuan pembunuh daripada ramuan penyembuh. Seperti yang terjadi pada mata pelajaran Farmacipta, dia malah menciptakan ramuan penghilang kesadaran, penghambat fungsi syaraf sementara, pengurang detak jantung, dan peningkat kerabunan.

Hobinya pun menyelinap ke Laboratorium Tumbuhan Kuno dan Racun serta membuat dua macam ramuan terlarang. Salah satunya adalah Sommosa yaitu ramuan perusak yang paling mengerikan.

Ternyata sikap Zag tersebut disebabkan oleh dua hal. Selain karena Arterio bukan jurusan yang populer--karena masyarakat Kartanaraya memiliki tingkat kesehatan yang sangat baik dan tidak pernah sakit, juga karena Zag menyimpan dendam atas kematian ayahnya di medan perang sebagai prajurit yang melawan Jaharu beberapa tahun sebelumnya.

Kini Jaharu kembali menyerang Kartanaraya. Pemerintah mengabarkan bahwa mereka telah menguasai sebagian Kota Purwa. Kekecewaan Zag semakin besar karena dia tidak terpilih menjadi bagian dari Laskar Patriot yang akan membantu para Zewira menyelamatkan Kota Purwa. Padahal Zag sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik untuk menghadapi ujian, salah satunya dengan sering berlatih bersama Lankurt, sahabatnya di Zewira.

Di Arterio, Zag memiliki dua orang sahabat--Datroit dan Nawacita Lummie, namun Zag sebenarnya terpaksa berteman dengan mereka. Berbeda dengan Zag, sejak kecil Datroit dan Cita memang mendambakan Arterio. Apalagi Cita, dia termasuk murid yang cemerlang di setiap mata pelajaran. Namun karena bakat yang dimilikinya--merasakan serta memanipulasi detak jantung, aliran darah, dan tarikan napas, Cita harus pindah ke Zewira.

Ironis bukan? 

Saya merasa sangat terhibur membaca novel ini. Cerita fantasinya memberikan pengalaman baru yang menyenangkan. Walaupun disajikan dalam jumlah halaman yang cukup tebal, saya bisa tetap menikmati setiap lembar kisahnya. Hal ini disebabkan oleh gaya penuturan yang ringan dan mengalir dipadukan dengan diksi yang tajam ciri khas penulis.

Dari segi pengembangan cerita, penulis benar-benar memperhatikan bagian-bagiannya dengan sangat baik. Mulai dari alur yang dibuat maju mundur, sehingga aliran cerita tidak monoton dan membosankan. Plot yang luar biasa dan twist yang mengejutkan, membuat emosi saya ikut naik turun. Serta konsep dunia baru yang lengkap dan mendetail. Tidak ada adegan yang serba kebetulan, semua sudah ada clue-nya di sepanjang cerita. 

Begitu pun dari segi penokohan. Semua tokoh memiliki karakter yang kuat dan konsisten. Ada dua sudut pandang penceritaan yang digunakan pada cerita ini. Pertama dari sisi Zag, lalu dilanjutkan dari sisi Cita, kemudian kembali dari sisi Zag. Penulis berhasil membedakan keduanya dengan jelas.

Memang sih ada beberapa hal yang disinggung dalam novel ini namun tidak diuraikan lebih lanjut. Pantas saja, karena di akhir cerita penulis menjelaskan bahwa rupanya Arteri(o) ini hanya bagian awal dari beberapa seri yang sedang disiapkan olehnya. Wow! 

Kesimpulannya, recomended. Novel ini bukan hanya menyajikan pencarian jati diri seseorang, tetapi juga menguraikan makna yang begitu dalam dari petuah 'Di mana pun kau ditempatkan, Tuhan selalu punya alasan'. Ditambah lagi, diwarnai pula dengan adegan aksi yang menegangkan serta tentu saja tak ketinggalan cerita romansa yang menghanyutkan. 

"Kenapa cinta sejati dapat menyembuhkan?"
"Sebab cinta sejati mengalir sampai ke jantung."
(Halaman 143)


Giveaway
Apakah teman-teman tertarik juga bertualang di dunia Arteri(o)? Ada kabar baik nih. Saya akan memberikan 1 eksemplar buku Arteri(o) untuk 1 orang pembaca blog ini yang beruntung.

Persyaratannya mudah kok.
Seandainya memiliki kemampuan membuat ramuan seperti Zag, ramuan apa yang akan teman-teman ciptakan? Tuliskan nama ramuan dan fungsinya ya....
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Instagram:
Akun Twitter:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 18 - 24 Maret 2018. 
  • Pemenang akan diumumkan paling lambat pada tanggal 28 Maret 2018.

Yuk, ikut dan ajak teman-teman yang lain oke ;)


Read more >>

Tuesday, October 24, 2017

Blog Tour Pinocchio Husband: Pemenang Giveaway



Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Pinocchio Husband karya Pia Devina dari Penerbit Twigora di blog ini. Kini saatnya saya mengumumkan siapa pemenang yang beruntung.  

So, langsung saja ya. Saya sampaikan selamat kepada...

 Desita Wahyuningtias

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Pinocchio Husband", paling lambat tanggal 28 Oktober 2017.

Bagi teman-teman yang belum beruntung, enggak perlu sedih. Karena blog tour ini masih berlangsung di beberapa blog lain ;)


Read more >>

Monday, October 16, 2017

Blog Tour Pinocchio Husband: Giveaway



Ini dia yang ditunggu-tunggu. Saya mempunyai 1 (satu) eksemplar buku Pinocchio Husband karya Pia Devina dari Penerbit Twigora untuk 1 (satu) orang yang beruntung. Caranya gampang banget.

Berikut syaratnya:
1. Memiliki alamat pengiriman di Indonesia.
2. Follow akun media sosial berikut: 
3. Share info giveaway ini di salah satu akun media sosialmu dengan hashtag #PinocchioHusband dan mention ketiga akun di atas. 
4. Beri komentar di postingan Wawancara dengan Pia Devina dan Review Pinocchio Husband
5. Tulis komentar pada postingan ini dengan format:
  • Nama:
  • Akun Twitter:
  • Akun Instagram:
  • Link Share:
6. Giveaway berlangsung pada tanggal 16-22 Oktober 2017. 
7. Pemenang akan diumumkan paling lambat pada tanggal 25 Oktober 2017.

Yuk! Ikut dan ajak teman-teman yang lain ya :)

Selanjutnya, Blog Tour Pinocchio Husband: Pemenang Giveaway


Read more >>

Friday, July 28, 2017

Pengumuman Pemenang Giveaway: Erstwhile - Persekutuan Sang Waktu

Hai.... Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Erstwhile di blog ini. Jawabannya kece-kece. Tokoh-tokohnya keren, alasannya juga enggak kalah keren. Sayang, saya hanya bisa memilih satu pemenang saja.

So, langsung saja ya. Berdasarkan hasil pengundian, saya sampaikan selamat kepada...

R. Zunanto 

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Erstwhile", paling lambat tanggal 31 Juli 2017.

Bagi teman-teman yang belum beruntung, enggak perlu sedih. Karena masih ada kesempatan untuk mendapatkan novel seru ini di beberapa blog lain ;)


Read more >>

Thursday, July 20, 2017

Blogtour + Giveaway: Erstwhile - Persekutuan Sang Waktu


Erstwhile - Persekutuan Sang Waktu

Detail Buku
Judul: Erstwhile - Persekutuan Sang Waktu
Penulis: Rio Haminoto
Editor Cerita: Carolina Kartika Widyastuti
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama - M&C
Cetakan: pertama, 2017
Tebal: 368 halaman
ISBN: 9786024284855

Dibaca
15-17 Juli 2017

Review
Cerita dibuka dengan prolog tentang persiapan lelang yang diselenggarakan oleh Balai Lelang Christie's di New York. Objeknya yaitu beberapa lembar papirus, daun lontar, dan daluwang abad XIV yang ditemukan di pasar barang tua Saint Queen Paris. Lembaran-lembaran tersebut berisi jawaban atas asal-usul, tempat kelahiran dan kematian Mahapatih Amangkubumi Gajah Mada.

Kisah ini kemudian dimulai dengan latar Kota Florentia tahun 1300 M. Menggunakan sudut pandang orang pertama, tokoh utama novel ini, Picaro Donevanto--anak seorang pedagang besar Florentia--menceritakan asal mula kepindahan dia dan keluarganya ke Paris ketika umurnya 12 tahun.

Dia tidak pernah menikmati hari-harinya di Paris. Hingga suatu hari, Tuan Dubois--dosennya di Sorbone--membuatnya bersemangat karena telah memberinya buku yang menceritakan perjalanan Tuan Marco Polo ke Cathay (Cina).

Dan, melengkapi kebahagiaannya, hari itu juga dia bisa berkenalan dengan wanita yang selama ini hanya bisa dipandanginya dari belakang setiap Perayaan Ekaristi di Notre Dame. Namanya Solene de Morency. Sejak saat itu, Solene membantu Picaro menerjemahkan isi buku perjalanan Marco Polo.
"Aku ingin melihat dunia yang dilihat Tuan Marco Polo!" kata Solene dengan mata berbinar setelah satu tahun lebih kami menggenggam bersama catatan perjalanan Tuan Polo itu. Seketika itu juga aku menjawab, "Kita pergi besok ke Konstantinopel! Dari sana kita akan menuju Cathay!"
(Halaman 69)
Namun Solene tidak bisa melakukannya karena dia akan menikah dengan orang lain. Ayah Solene memiliki utang yang akan diselesaikan keluarga calon suami Solene. 
Solene berkata lagi, "Untuk segala yang tak akan pernah kulihat dan kuketahui, jadilah mata dan hatiku di tempat-tempat itu!" Kuresapi kalimat itu. Seakan setiap huruf terpatri di gendang telingaku menuju jantung dan membaur dalam darahku.
(Halaman 77)
Maka, pada usianya yang ke-18, Picaro bersiap di pelabuhan kota Marseille untuk berangkat menuju Jerusalem. Di Jerusalem dia bertemu dengan Tariq dan Kingsley. Lalu bersama pendeta Budha di Kerman, mereka berangkat menuju Srivijaya.

Pertemuannya dengan pedagang dari Cathay, Tuan Liem dan anaknya, membuatnya berubah pikiran. Mereka menunda perjalanan ke Cathay dan pergi ke Majapahit dengan harapan dapat menguasai perdagangan di Selat Sunda dan Selat Malaka. Karena itulah Picaro akhirnya bisa berhubungan dekat dengan anggota Kerajaan Majapahit dan bersahabat dengan Mahapatih Gajah Mada.

Di antara paparan panjang cerita sejarah yang menjadi latar novel ini, melalui sudut pandang orang ketiga, pembaca juga diajak untuk mengenal Raphael Harijono (Rafa) yang hidup di masa kini. Dia adalah seorang pengusaha Indonesia yang memiliki kegemaran berburu benda-benda sejarah untuk diserahkan ke Museum Nasional Jakarta.

Dalam usahanya memenangkan lelang naskah papirus dari abad ke-14, Rafa bertemu dengan Nyonya Magalie Vaillant, seorang wanita misterius yang sangat mengenal karakter Rafa.
"Jiwa kita berdua bukan tidak saling mengenal walau kita baru bertemu sekarang di kehidupan ini. Takdir telah menyatukan kita lagi pada hari ini!" kata Nyonya Vaillant.
(Halaman 83)
Buku ini memang cukup tebal. Namun temanya yang menarik membuat saya penasaran untuk terus menyelesaikannya hingga akhir. Perpaduan antara sejarah, kisah cinta, dan persekutuan waktu dalam novel ini memberikan pengalaman membaca yang berbeda dan menyenangkan.

Giveaway
Apakah teman-teman ingin mengetahui bagaimana akhir kisah Picaro dan Rafa ini? Apa hubungan antara Picaro, Rafa, dan Nyonya Vaillant? Siapa sebenarnya Mahapatih Gajah Mada? Baca sendiri ya biar seru. Ada satu buku Erstwhile - Persekutuan Sang Waktu dari penerbitnya untuk satu orang yang beruntung nih.

Persyaratannya mudah kok.
  • Tinggal di wilayah NKRI.
  • Like Fanpage Koloni atau follow Instagram @kolonipublishers 
  • Like Fanpage Nathalia Punya Cerita atau follow Instagram @sweetdonath (tidak wajib).
  • Share link blogtour dan giveaway ini di medial sosial serta cantumkan hashtag #GiveawayErstwhile dan mention akun di atas.
  • Menjawab pertanyaan berikut: 
Seandainya bisa bertemu dan berteman dengan tokoh sejarah, teman-teman ingin bertemu dan berteman dengan siapa? Sebutkan alasannya ya....
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Facebook:
Akun Instagram:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 20-26 Juli 2017. 
  • Pemenang akan diumumkan paling lambat pada tanggal 30 Juli 2017.

Yuk! Ikutan dan ajak teman-teman yang lain oke :)

Erstwhile - Persekutuan Sang Waktu

Read more >>

Monday, August 15, 2016

Pengumuman Pemenang Giveaway: Teman Imajinasi

Hai! Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Teman Imajinasi. Semua jawabannya meyakinkan. Namun sayang, saya hanya bisa memilih satu satu pemenang saja.

So, langsung saja ya. Selamat kepada...

Deria Anggraini
yang mendapatkan 1 buah novel Teman Imajinasi dari Penerbit Diva Press

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke alamat email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Teman Imajinasi", paling lambat tanggal 19 Agustus 2016.

Bagi teman-teman yang belum beruntung, enggak perlu sedih. Karena masih ada kesempatan untuk mendapatkan novel kece ini di dua blog lain. Mulai hari ini, blog tour dan giveaway novel Teman Imajinasi diselenggarakan di sini ;)


Read more >>

Monday, August 8, 2016

Blogtour + Giveaway: Teman Imajinasi


Detail Buku
Judul: Teman Imajinasi
Penulis: Andam P. Saptiar
Penyunting: Zydnee Qairin Khadafi 
Penerbit: Diva Press
Cetakan: pertama, Agustus 2016
Tebal: 196 halaman
ISBN: 978-602-391-183-7

Review
Mungkin ada sebagian orang yang pernah mengalami memiliki teman imajinasi di masa kecilnya. Daya imajinasi anak-anak memang tinggi. Mereka senang membayangkan berbicara dan bermain dengan sosok yang mereka ciptakan sendiri, tidak nyata. Namun hal tersebut berangsur menghilang setelah mereka mulai tumbuh dewasa dan sibuk dengan berbagai urusan. Lalu apa jadinya jika orang dewasa yang memiliki teman imajinasi? Apakah wajar?

Hana adalah seorang mahasiswi semester enam fakultas farmasi di sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta. Apabila dilihat dari luar, tidak ada yang aneh pada dirinya. Sosoknya biasa saja, baik dari segi penampilan maupun dari segi kecerdasan. Namun dia rajin dan aktif di berbagai kegiatan kampus. Hidupnya mapan. Keluarganya pun merupakan muslim yang taat. Setelah beberapa tahun menjadi anak tunggal, kebahagiannya bertambah dengan kehadiran kedua adik kembarnya, Rino dan Roni. 

Akhir-akhir ini Hana merasakan kejanggalan pada dirinya. Ketika sedang bingung dan sedih, dia selalu mendengar suara tanpa sosok di dalam pikirannya. Hana pun selalu membalas suara itu, hingga terdengar seperti bergumam sendiri.
Siapa yang akan pergi menghubungi sponsor sendiri? Kan ada aku yang selalu menemani. We always together, Han.
"Iya, benar. I'm not alone. Tapi tetap saja aku terlihat sendiri di mata orang-orang, karena kamu tidak nyata."
Ya... setidaknya kamu bisa merasakan kehadiranku dan dapat berdialog denganku.
"Hmmm, kau menghiburku lagi. Terima kasih."
(Halaman 23)
Merasa ada keanehan di dalam dirinya, Hana menceritakan masalahnya kepada dua orang sahabatnya di tempat liqa, Nita dan Finda. Dibantu kedua sahabatnya, Hana pun berusaha mengusir suara itu. Mulai dari mendengarkan kaset ruqyah di rumah, datang ke tempat khusus ruqyah, hingga mengunjungi psikiater. Hana pun mendapat nasihat dari psikiaternya.
"Di dunia ini, dunia nyata, kamu tidak sendiri. Banyak-banyaklah bersosialisasi. Dari kebanyakan kasus yang saya temui, walaupun secara fisik seseorang itu banyak bersosialisasi, tapi tidak dengan hatinya. Ia seperti ingin membuat dunianya sendiri. Sosialisasinya hanya sebagai formalitas saja."
(Halaman 82)
Berkat dukungan Nita dan Finda, akhirnya Hana kembali menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan positif, tidak ada waktu luang yang tak berguna. Berhasil! Sudah tiga bulan Hana tidak mendengar suara tanpa sosok lagi. Namun kini, tiba-tiba dia sangat merindukan suara itu. Tekadnya sudah bulat untuk mengembalikan suara itu ke dalam kehidupannya.
Sepertinya aku butuh imaginary best friend, tidak hanya sekadar suara tak bersosok. Kalau anak-anak itu mampu menciptakannya, kenapa aku tidak? Imajinasiku tak kalah dengan mereka, batin Hana. 
(Halaman 118)
Ya, akhirnya suara itu kembali lagi, bahkan dalam wujud seorang laki-laki bernama Ajin, sesuai imajinasi Hana. Tentu saja dia merahasiakan hal tersebut dari Nita dan Finda. Apakah Hana menjadi gila? Bagaimana reaksi kedua sahabatnya ketika mengetahui rahasia Hana? Apakah mereka berhasil mengembalikan Hana ke dunia nyata?

Dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga, cerita ini dituturkan dengan sangat rapi dan mengalir. Genrenya yang merupakan novel remaja religi, semakin menarik karena mempunyai tema yang tidak biasa. Kisah persahabatan yang saling mendukung dan saling menguatkan pun menambah nilai tambah novel ini. Apalagi ditutup juga dengan akhir cerita yang mengejutkan.

Giveaway
Penasaran kepingin baca juga dan mengetahui akhir ceritanya? Tenang, ada satu buku "Teman Imajinasi" dari DIVA Press untuk satu orang yang beruntung.

Persyaratannya mudah kok.
Jelaskan mengapa kalian menginginkan buku ini.
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Twitter:
Akun Facebook:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 8-14 Agustus 2016. 
  • Pemenang akan diumumkan pada tanggal 15 Agustus 2016.

Yuk! Ikutan dan ajak teman-teman yang lain yah :)


Read more >>

Tuesday, December 22, 2015

Pengumuman Pemenang Giveaway: Maneken

Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah meramaikan giveaway novel Maneken. Saya merasa terharu karena teman-teman telah sudi berbagi impiannya bersama saya. Semuanya keren! Membuat saya semakin bersemangat juga untuk terus berusaha mencapai impian saya :)

Kini saatnya pengumuman pemenang. Selamat kepada...

Aulia Resky yang mendapatkan Novel Maneken dan goodie bag

serta

Daisy yang mendapatkan paket buku Republika

Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Maneken", paling lambat tanggal 28 Desember 2015.

Bagi teman-teman yang belum beruntung, enggak perlu sedih. Karena masih ada kesempatan untuk mendapatkan novel kece ini di tiga blog lain. Mulai hari ini, blog tour dan giveaway novel Maneken diselenggarakan di sini.

Ayo, dicoba lagi ya. Dan jangan lupa, tetaplah bermimpi ;)
Tak ada yang tak mungkin, karena kau hidup di bawah awan.
Kau diperbolehkan bermimpi setinggi awan dan bisa berusaha meraihnya.
Coba bayangkan jika kau hidup di atas awan, di manakah kau menggantung mimpimu?

(Maneken, halaman 90)

Read more >>

Friday, December 18, 2015

Blog Tour + Giveaway: Maneken


Detail Buku
Judul: Maneken
Penulis: SJ. Munkian
Editor: Triana Rahmawati
Penerbit: Mahaka Publishing (Imprint Republika Penerbit)
Cetakan: I, September 2015
Tebal: 181 halaman
ISBN: 9786029474060
Harga: Rp 47.000

Review
Pernahkah kamu merasa bahagia sekali, sehingga mengekspresikannya dengan cara memeluk dan meremas bonekamu dengan sangat kencang? Atau pernahkah kamu merasa sangat kesal, sehingga menendang dan melempar barang-barang di sekitarmu?

Hati-hati loh. Jangan-jangan boneka atau barang-barangmu itu benda mati yang mempunyai perasaan layaknya manusia, seperti Claudia dan Fereli :D

Claudia dan Fereli adalah sepasang maneken di sebuah toko pakaian di Inggris, Medilon Shakespeare. Sophie, pemilik toko tersebut, menempatkan Claudia dan Fereli di etalase utama serta menjadikan mereka sebagai daya tarik terpenting di toko tersebut.

Dengan dikenakan pakaian-pakaian modis sesuai tema-tema unik seperti New Beginning Story, Warm Summer Happy Moment, serta For Special Night, Claudia dan Fereli berhasil membuat Medilon Shakespeare sukses besar. Tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya di balik setiap pengaturan posisi sepasang maneken yang dibuat semakin romantis itu, ada perasaan cinta yang tumbuh di antara Claudia dan Fereli.
Kurasakan tubuh Fereli menegang, napasnya tiba-tiba tertahan, dan ada getaran di tangannya. Anehnya itu juga berlaku padaku. Baru kali ini aku merasakan dadaku berdegup begitu kencang.
(Halaman 49)
Sayangnya, kisah bahagia Claudia dan Fereli harus hancur dalam sekejap ketika Sophie patah hati serta melampiaskan kemarahannya kepada Fereli. Sophie memisahkan mereka berdua.
Bagaimana rasanya jika jantungmu diambil? Ah, kau tak akan mampu merasakannya! Yang ada kau tewas sebelum merasakannya. Sementara aku mesti menanggung rasa itu.
(Halaman 138)
~~~

Cerita tentang Claudia dan Fereli ini memang memiliki tema yang unik. Bukan kisah cinta manusia biasa, tapi menceritakan kisah cinta sepasang maneken, benda mati. Dalam novel ini, kaum maneken digambarkan sebagai benda mati yang memiliki lima kemampuan, yang tidak pernah disadari oleh manusia. Seperti kemampuan nomor satu, mampu berbahasa apapun. Kemampuan nomor dua, mampu memahami percakapan manusia dan menirunya. Kemampuan nomor tiga, dapat menyampaikan perasaannya kepada manusia meski dengan ekspresi datar. Mau tahu dua kemampuan lain yang dimiliki para maneken? Baca dong bukunya :p

Saya sendiri sangat menikmati membaca novel ini. Semuanya menarik. Mulai dari cover-nya yang cute, judul-judulnya yang 'benda' sekali (seperti Dinamai, Diletakkan, Diperlihatkan, dan sebagainya), serta prolog dengan diksi yang cetar. Panjang setiap babnya pun singkat-singkat, sekitar dua sampai lima halaman saja. Sehingga tidak membosankan, dan malah membuat saya penasaran untuk terus membuka setiap lembar halamannya.

Cara penyampaian ceritanya disajikan secara runut dan mengalir. Dengan menggunakan sudut pandang orang pertama (Claudia, kadang Fereli), penulis memulai kisah ini dengan perkenalan tokoh aku (Claudia), kemudian Sophie, lalu pegawai-pegawai Sophie, hingga kemunculan Fereli sebagai pasangan Claudia di etalase utama, serta kehadiran beberapa tokoh pendukung lain menjelang akhir cerita.

Semua tokoh tersebut mempunyai karakter yang jelas dan konsisten. Namun yang paling menonjol memang hanya Claudia, Fereli, dan Sophie. Claudia yang romantis, Fereli yang gentle, serta Sophie yang sangat tegas dan ambisius. Saya suka bagaimana penulis menunjukkan karakter Sophie melalui dialog-dialog bersama pegawai-pegawainya.

Selain itu, saya juga cukup terpukau pada gaya bahasa yang digunakan penulis, tajam dan puitis, namun tetap mudah dicerna. Penulis juga begitu lihai memainkan emosi pembacanya. Setelah dimanjakan dengan cerita cinta yang manis, saya tiba-tiba dibawa menuju konflik yang menegangkan dan penuh aura mistis.

Hebatnya lagi nih, terdapat selipan humor pada beberapa adegan klimaks. Seperti pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan Tuan Sinclair (pembuat maneken) ketika Jeany, saudara kembarnya, berusaha untuk menyelamatkan Fereli. Atau dialog antara Deborah dan Nicole tentang gunting kuku, ketika mereka sedang berusaha menggagalkan rencana Sophie untuk melenyapkan Claudia. Cukup menghibur. Apalagi akhir ceritanya pun benar-benar tak terduga.

Kesimpulannya? Very recomended! Novel ini benar-benar keren. Bukan hanya karena temanya yang unik, diksinya yang kece, atau konfliknya yang menegangkan. Tapi juga karena pesan-pesan yang tersirat di dalamnya. Terdapat sentilan-sentilan untuk kita, manusia.
Betapa manusia bisa sangat bersikap lembut, cerdas, lucu, rendah hati, dan elegan. Tetapi juga bisa jadi yang paling kejam di antara makhluk yang pernah diciptakan di muka dunia.
(Halaman 73)
Sekalipun kau berada di posisi manusia urakan yang hidup di perkumuhan nestapa, meskipun menjijikkan, keberadaanmu tetap berharga. Dipedulikan. Minimal orang menyeringai muak atau iba. Sesungguhnya yang lebih malang daripada itu adalah spesies benda mati semacam diriku.
(Halaman 99)
Manusia, tidak bisa ditebak dari kulit dan perangai luarnya saja, pria itu terlihat sederhana dan penyayang-malah tampak patut dikasihani-tapi ia tetap saja tidak bisa berbuat arif pada benda yang bahkan ia temukan di luar rumahnya.
(Halaman 116)
Pada akhirnya aku mengetahui bahwa sebenarnya manusia tak cuma tercipta dari segumpal darah saja. Lebih dari itu, manusia juga tercipta dari kumparan ego paling murni yang bisa-bisa tak tertahankan.
(Halaman 171)
So, bagi kalian yang menyukai novel romance, coba deh baca ini. Kisah romance fantasy-nya akan membuatmu mendapatkan pengalaman yang berbeda. Dan, supaya semakin penasaran, saya kasih lihat trailer-nya nih ;)



Giveaway
Tertarik untuk memiliki novel ini? Ingin tahu bagaimana akhir kisah cinta antara Claudia dan Fereli? Tenang, Penerbit Republika bakal bagi-bagi hadiah untuk dua orang pembaca blog ini yang beruntung. Yeay!

Hadiah pertama: Novel Maneken dan goodie bag 
Hadiah kedua: paket buku Republika

Berikut ketentuannya:
Di dalam novel ini, benda mati seperti Claudia dan Fereli saja berusaha sekuat tenaga untuk menggapai impiannya, hidup bahagia bersama kekasih hati. Bagaimana dengan teman-teman? Ceritakan dong impian terbesarmu dan bagaimana cara untuk mencapainya?
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Twitter:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 18-21 Desember 2015.
  • Pemenang akan diumumkan pada tanggal 22 Desember 2015.
Yuk! Ikutan dan ajak teman-teman yang lain ya :)


Read more >>

Monday, September 14, 2015

Pengumuman Pemenang Giveaway: Rentak Kuda Manggani

Siapa yang kemarin ikut giveaway kumcer 'Rentak Kuda Manggani'? :D

Alhamdulillah, ada 36 perserta yang ikut. Terima kasih ya buat teman-teman yang sudah turut berpartisipasi dalam giveaway tersebut. Bukan hanya sudah ikut meramaikan tetapi juga memberikan pamahaman baru bagi saya mengenai arti 'merantau' dan 'pulang' melalui cara pandangnya masing-masing :)

Jujur, saya merasa sulit sekali memilih pemenangnya. Karena untuk pertanyaan: Buat yang kuliahnya merantau, setelah lulus kuliah sudah/akan memilih untuk tetap merantau atau pulang ke kampung halaman dan membangun kampung halaman? Sebutkan alasannya ya. Buat yang kuliahnya enggak merantau, boleh ikut jawab juga kok, tinggal berandai-andai saja ;) Tentu saja tidak ada jawaban yang benar maupun yang salah. Baik yang memilih untuk tetap merantau atau kembali pulang, memiliki alasan yang sudah mempertimbangkan kondisi serta cita-cita dan impiannya masing-masing. Kalau saya hanya memilih satu pemenang, bukan berarti karena jawaban peserta yang lainnya jelek ya.

So, langsung saja ya. Ini satu orang beruntung yang mendapatkan satu buah buku kumcer 'Rentak Kuda Manggani' dan satu buah buku terbaru dari DIVA Press.

Fuad Nasir

Jawabannya singkat dan padat, tapi langsung jleb di hati saya.

Selamat ya! Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke email sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway Rentak Kuda Manggani", paling lambat tanggal 20 September 2015

Sedangkan bagi yang belum beruntung, tenang, masih ada tiga blog yang menyelenggarakan blogtour dan giveaway buku kumcer 'Rentak Kuda Manggani'. Minggu ini, blogtour-nya di sini. Ayo, jangan sampai ketinggalan ya ;)


Read more >>

Monday, September 7, 2015

Blogtour + Giveaway: Rentak Kuda Manggani


Detail Buku
Judul: Rentak Kuda Manggani - Bayangan Tentang Sang Perempuan Cengkih
Penulis: Zelfeni Wimra dkk
Editor: Addin Negara
Penerbit: DIVA Press
Cetakan: Pertama, Agustus 2015
Tebal: 176 halaman
ISBN: 978-602-255-954-2

Review
Judul buku kumpulan cerpen ini menarik enggak sih? Menurut saya sih, eksotis sekali. Indonesia banget. Meskipun saya baru tahu lokasi Manggani itu di mana setelah membaca cerpennya, hehehe....

Sampul bukunya terkesan klasik dan sederhana, bahkan cenderung kurang eye catchy. Tapi jangan salah, isinya enggak sesederhana sampulnya loh. Buku ini berisi 21 cerpen terpilih yang memenangkan lomba menulis bertema “Bangun Cinta” yang merupakan hasil kerja sama antara Penerbit DIVA Press dan Komunitas Menulis Titik Temu. Selain itu, karya-karya di dalam buku ini rupanya berasal dari para penulis yang sudah sangat berpengalaman dalam dunia penulisan. Ada yang sering menulis cerpen di media massa, serta ada pula yang buku solonya pernah menjadi nominasi KLA.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, temanya memang cinta. Tapi bukan hanya cinta terhadap lawan jenis loh, cakupannya lebih luas. Selain itu, walaupun judul bukunya Indonesia banget, namun tidak semua cerita menggunakan daerah-daerah di Indonesia sebagai latar tempat ceritanya, luar negeri pun banyak.

Dari 21 cerpen yang tersaji dalam buku ini, berikut beberapa cerpen favorit saya.

Namata - Peringga Ancala
Cerpen pertama dalam buku ini langsung menyedot perhatian saya. Menggunakan latar kampung adat Namata di Nusa Tenggara Timur, penulis menyajikan kisah tentang Hiri, seorang gadis yang baru saja ditinggal meninggal oleh kakeknya--salah seorang dewan pemangku adat di kampungnya. Selama ini, dia mengambil beberapa pengrajin tenun dari desa untuk dipekerjakan di Kupang. Sedangkan Max, antropolog yang merupakan tamu kakeknya, justru berencana untuk memajukan kelompok tenun di desa tersebut.
Ama harap suatu saat nanti, kau akan pulang....Tiba-tiba saja ucapan Ama Kale setahun lalu kembali terngiang di telinga Hiri. Apakah Kakek Kale menginginkannya kembali ke tanah Sabu setelah sekian lama ia merantau? Ah, bila itu benar, apa yang bisa ia lakukan di pulau terpencil yang seakan terisolasi dari dunia luar ini?
(Halaman 15)
Dua hal yang saya suka dari cerpen ini adalah diksi dan penggunaan informasi mengenai budaya di Namata. Diksinya menarik. Adapun informasi mengenai budaya di Namatanya, cukup padat tanpa mengganggu alur cerita. Penulis sangat pandai menyatukan latar dalam jalinan cerita.

Stille Nacht - Adam Yudhistira
Bercerita tentang seorang tentara yang memilih untuk ikut berperang dan meninggalkan Frieda--kekasihnya. Selama ini Frieda menganggap bahwa Tuhan tidak pernah ada dalam perang. Sang tokoh utama tidak peduli, karena dia hanya ingin membela negaranya. Hingga suatu saat, dia merasa sangat lelah dengan perang yang tidak ada akhirnya.
Sekarang, di tempat yang sangat jauh dari rumah ini, aku tahu dia benar. Dalam perang, Tuhan memang enggan menampakkan sifat-sifat-Nya. Naluri saling bunuh begitu kental. Iblis berpesta pora di parit-parit galian dan front yang dilingkari kawat berduri. Di tempat ini, bertebaran mayat-mayat, sangat banyak, bahkan bertumpuk-tumpuk.
(Halaman 31)
Gaya bahasa dan cara penuturannya sih biasa saja, tapi saya suka ending-nya.... Mengharukan dan membuat mata berkaca-kaca. Tentang apa yang terjadi di medan perang pada malam Natal.

Gadis Pelari dan Lelaki Bertato Sayap - Endah Suci Astuti
Cerpen ini mengisahkan Lara, gadis yang patah hati karena dikhianati oleh tunangannya. Suatu sore, ketika sedang berlari--mengikuti saran psikolognya, dia melihat seorang lelaki bertato yang menarik perhatiannya.
Lelaki itu berlari, terus berlari pontang-panting seperti dikejar sesuatu. Matanya. Lara terperangah, tak pernah melihat sorot luka begitu parah.
(Halaman 100)
Ternyata, lelaki itu juga sedang sama-sama patah hati. Bahkan dia sedang merencanakan sesuatu yang sangat gila. Lalu bagaimana apabila dua orang yang sedang patah hati parah bertemu? Baca sendiri deh. Ending-nya menggemaskan :D

Biji Mata yang Tak Boleh Menangis - Wanda SP
Cerpen ini bercerita tentang seseorang yang penasaran pada hobi seorang lelaki yang dia temui di sebuah kedai kopi. Lelaki itu selalu memotret secangkir kopi di hadapannya, setiap hari, dengan berbagai posisi. Rupanya, dia melakukan hal itu untuk mengobati kerinduan pada mata istrinya yang sangat pekat.
"Sungguh, saya yakin, ada berjuta-juta perempuan di negeri ini. Dari sejuta perempuan, hanya akan ada seratus ribu perempuan yang memiliki biji mata yang hitam. Dan... dari seratus ribu perempuan dengan biji mata yang hitam, hanya ada satu atau dua perempuan yang memiliki biji mata seperti istri saya di rumah. Dan itu terjadi pada lelaki di depanmu ini," katanya merendah.
(Halaman 135)
Karena sering dibuat menangis, pekat hitam mata istrinya itu semakin 'pudar'. Ceritanya agak bertele-tele sih, tapi saya suka pada moral ceritanya serta pada twist di bagian ending-nya. Keren!

Rating
Tiga dari lima bintang.

Giveaway
Masih banyak cerpen lain yang menarik di dalam buku ini. Penasaran kepingin baca juga? Tenang, ada satu buku kumcer "Rentak Kuda Manggani" plus satu novel terbaru dari DIVA Press untuk satu teman yang beruntung.

Persyaratannya mudah kok.
Terkait dengan cerpen pertama dalam buku ini yang tokoh utamanya sedang dilanda rasa galau ketika diminta untuk kembali ke kampung halamannya. Kalau teman-teman, buat yang kuliahnya merantau, setelah lulus kuliah sudah/akan memilih untuk tetap merantau atau pulang ke kampung halaman dan membangun kampung halaman? Sebutkan alasannya ya. Buat yang kuliahnya enggak merantau, boleh ikut jawab juga kok, tinggal berandai-andai saja ;)
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Twitter:
Akun Facebook:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 7-13 September 2015.
  • Pemenang akan diumumkan pada tanggal 14 September 2015.

Yuk! Ikutan dan ajak teman-teman yang lain yah :)



Read more >>

Saturday, November 22, 2014

Pengumuman Pemenang Giveaway: This Guy is Mine

Siapa yang kemarin ikut giveaway This Guy is Mine? Ayo ngacung! :D

Alhamdulillah, ada 34 perserta yang ikut. Terima kasih ya buat teman-teman yang udah turut berpartisipasi dalam giveaway pertama di blog saya ini :)

Ternyata untuk pertanyaan: Seandainya orang yang kamu sukai digosipkan gay dan tiba-tiba mendekati kamu, apa yang akan kamu lakukan? Hampir semua jawaban isinya bagus-bagus, bijak-bijak, dan mencerahkan. Saya jadi bingung mau pilih yang mana. Para peserta ternyata positive thinking semua ya. Apabila saya yang ditanya seperti itu, saya sih pasti waspada tingkat tinggi. Enggak akan ada asap kalau enggak ada api kan? Jangan-jangan dia ngedeketin saya karena mau mengorek informasi tentang kakak kelas kami--yang ganteng--yang tinggal di sebelah rumah saya misalnya, siapa yang tau. Dideketin sih boleh-boleh aja, tapi saya jaga banget hati saya, jangan sampai ke-GR-an sebelum semuanya jelas. Saya mah emang curigaan orangnya, hihihi....

So, langsung aja ya. Ini dia dua orang beruntung yang masing-masing mendapatkan satu buah buku This Guy is Mine dari Stiletto Book.

Lingga Sriwijaya Ambarita

dan

Sylvia L'Namira

Selamat ya! Silakan segera mengirim biodata (nama, alamat lengkap, dan nomor telepon) ke e-mail sweet_donath@yahoo.com dengan subjek "Pemenang Giveaway This Guy is Mine", paling lambat tanggal 24 November 2014

Sedangkan bagi yang belum beruntung, tenang, masih ada dua blog yang menyelenggarakan blog tour dan giveaway buku This Guy is Mine ini. Jangan sampai ketinggalan ya ;)


Read more >>

Wednesday, November 19, 2014

Blog Tour + Giveaway: This Guy is Mine

Dok. Pribadi
Detail Buku
Judul: This Guy is Mine
Penulis: Gunan Ariani
Editor: Weka Swasti
Penerbit: Stiletto Book
Cetakan: I - November 2014
Tebal: 272 halaman
ISBN: 978-602-7572-34-8

Dibaca
14-15 November 2014

Blurb
"Kita lihat aja ntar, siapa yang akan dipilih Bastian," kata Sammy sengit.
"Elo mau saingan? Sama gue?" Raisa benar-benar tidak habis pikir. Bersaing dengan seorang gay? Yang benar saja!
Karier Raisa, 25 tahun, sebagai design interior sedang di ujung tanduk gara-gara proyeknya terancam batal. Dia bertekad akan melakukan apa pun untuk mempertahankannya. Bastian, rekan satu tim sekaligus anak dari pemilik perusahaan, melihat peluang itu. Bastian lantas memberikan tawaran yang sulit ditolak: Raisa harus mau menjadi pacar pura-puranya agar dia tak dijodohkan, dan Bastian akan membantu Raisa menyelesaikan masalahnya. It's a big deal. Dan catat, Bastian adalah lelaki yang sudah lama dikagumi Raisa.
Raisa pikir, semua sandiwara ini akan berjalan mulus. Raisa juga makin suka kepada Bastian akibat perlakuan spesial Bastian padanya. Hingga saat Raisa dan Bastian mengurus proyeknya di Bali, mereka bertemu dengan Sammy, seorang gay dari masa lalu Bastian. Kehadiran Sammy membuat hubungan Raisa dengan Bastian semakin rumit. Jika benar Bastian gay, lantas apa arti ciuman mereka malam itu? Dan jika benar Bastian gay, berarti kehidupan cinta Raisa benar-benar terancam!
Review
Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di sampul bagian belakang buku ini, ide cerita novel terbaru dari Stiletto Book ini memang unik. Cerita tentang cewek yang diam-diam naksir cowok playboy, udah pernah. Cerita tentang cewek yang didekati banyak cowok sehingga menjadi bingung mau memilih yang mana, udah sering. Cerita tentang cewek yang harus bersaing dengan sesama cewek lain untuk mendapatkan cinta seorang cowok, udah banyak. Tapi cerita tentang seorang cewek yang harus bersaing dengan seorang cowok gay? Baru saya temukan kali ini.

Makanya, saya senang sekali karena terpilih menjadi salah satu host blog tour untuk novel ini. Apalagi novel ini termasuk ke dalam genre favorit saya, chicklit :)

Kesan pertama ketika melihat penampilan novel ini yaitu sukaaa…. Desain sampul bagian depannya manis ala novel chicklit, dan cukup jelas menggambarkan petunjuk isi cerita. Tuh ada satu cowok yang ikutan mejeng di dekat sepasang cowok-cewek, hihihi….

Menggunakan sudut pandang orang ketiga, cerita dibuka dengan dialog antara Raisa dan Oxcel--rekan kerjanya di La Belle Interior Design. Namanya juga novel chicklit, dialog yang mengalir di antara mereka terkesan ceplas-ceplos, menggunakan kata 'lo-gue' untuk 'aku-kamu', dan disisipi kalimat-kalimat berbahasa Inggris. Detail busana, warna lipstik, hingga warna cat kuku membuat novel ini terasa benar-benar nyata. Lalu, tanpa basi-basi saya juga langsung diperkenalkan pada Bastian--atasan Raisa yang selama ini hanya bisa dia kagumi.

Selain ciri-ciri fisiknya, karakter kedua tokoh utama tidak dijelaskan secara gamblang di bagian awal cerita. Namun, melalui teknik show not tell, di sepanjang cerita, saya dapat menemukan bagaimana karakter mereka. Saya salut dengan kepribadian Raisa yang selalu dapat bersikap tegas, meskipun di dalam hatinya sedang merasa sangat kesal. Seperti ketika dia harus mempertahankan hasil desainnya untuk proyek Aphrodite Resort di Bali.
Telinga Raisa sudah panas mendengar ocehan Mr. Joseph yang meremehkan dirinya. Namun bagaimanapun, dia harus bisa menahan emosi dan rasa sakit hati, karena sekecil apa pun reaksi negatif dari Raisa, akan membuatnya semakin dipandang minus oleh para investor. (Halaman 153)
Begitu juga dengan Bastian yang digambarkan begitu gentle.
Dia biarkan Raisa berada satu tempat tidur dengannya, karena besok Raisa harus tahu siapa yang merepotkan siapa. Untuk mencegah terjadinya sesuatu yang ada di luar kesadarannya, Bastian memasang banyak bantal di antara mereka berdua. (Halaman 218)
Saya suka bagaimana Raisa--yang sering grogi--dan Bastian--yang lebih santai--berinteraksi. Chemistry-nya dapet banget. Penulis juga begitu lihai menuturkan adegan-adegan Bastian yang bercumbu dengan Raisa, secara natural. Eits, walaupun tidak ada adegan making love, buku ini memang tidak disarankan untuk pembaca yang berusia kurang dari 20 tahun ya ;)

Meskipun sebelumnya sering terjadi salah paham antara Raisa dan Bastian, cerita ini menjadi semakin 'panas' karena kehadiran Sammy--kontraktor yang menjadi rekan kerja mereka dalam proyek Aphrodite Resort. Yup! Dia si gay tukang provokasi yang mengacaukan hubungan Raisa dan Bastian. 
"Gue rasa, lo cuma bingung dengan perasaan lo sendiri. Beri gue kesempatan kedua biar lo sadar siapa yang lo cintai sebenarnya." (Halaman 229)
Ditambah lagi muncul Andi--arsitek yang juga tergabung dalam proyek Aphrodite Resort--dan memiliki ketertarikan pada Raisa. Jadi semakin rumit deh :D

Sayang, novel yang terdiri dari sembilan belas bab ini, menurut saya setting tempatnya masih kurang dieksplor. Padahal setengah bagian cerita berlokasi di Bali loh.

Alur yang digunakan adalah alur maju. Layaknya novel chicklit lain, novel ini tidak akan membuat otak njelimet karena isinya ringan dan mudah dicerna. Akhir ceritanya pun sudah bisa ditebak akan happy ending. Tapi jangan salah, walaupun begitu, emosi saya dibawa naik turun menyaksikan perjalanan hubungan Raisa dan Bastian. 
"Singkatnya, aku nggak peduli pendapat kamu soal foto-foto ini dan aku rasa nggak ada perlunya juga aku jelasin ke kamu. Terserah, kamu mau percaya atau nggak, itu nggak ada pengaruhnya buatku," tandas Bastian.
Raisa bagai tersambar petir mendengar perkataan Bastian yang terasa menyakitkan di telinga Raisa. "Walaupun kita nggak pacaran dalam arti sebenarnya, setidaknya hargai aku sebagai teman kamu yang berusaha buat percaya sama kamu." (Halaman 104)
Walaupun sentuhan humornya terasa kurang, namun saya sendiri merasa cukup terhibur ketika membaca buku ini. Sebagai karya perdana dari penulis, saya mengcungkan dua jempol untuk diksinya yang kaya dan penuturannya yang lincah.

Rating
Tiga setengah dari lima bintang untuk Raisa dan Bastian. Buku ini cocok banget deh dijadikan teman menghabiskan waktu luang di sela-sela rutinitas dan kesibukan sehari-hari.

Giveaway
Penasaran enggak sama ending novel ini? Jadi sebenarnya Bastian itu gay atau bukan sih? Raisa akhirnya sama Bastian? Atau berpaling pada Andi? Baca sendiri dong ah! Enggak seru kalau dikasih tau :p

Buat yang kepingin baca bukunya, ada 2 buah novel  "This Guy is Mine" gratis nih dari Stiletto Book.

Berikut persyaratannya:
  • Mempunyai alamat di Indonesia
  • Follow Twitter @Stiletto_Book dan @sweetdonath.
  • Like Fanpage Stiletto Book.
  • Follow blog ini (tidak wajib).
  • Share link blog tour dan giveaway ini di Twitter, serta jangan lupa mention @Stiletto_Book dan @sweetdonath.
  • Menjawab pertanyaan berikut: Seandainya orang yang kamu sukai digosipkan gay dan tiba-tiba mendekati kamu, apa yang akan kamu lakukan?
  • Jawaban ditulis melalui komentar pada postingan ini dengan format:
Jawaban:
Nama:
Akun Twitter:
Akun Facebook:
Link Share:
  • Giveaway berlangsung pada tanggal 19-21 November 2014.
  • Pemenang akan diumumkan pada tanggal 22 November 2014 pukul 12.00 WIB.
Yuk! Ikutan dan ajak teman-teman yang lain yah ;)


Read more >>