Thursday, May 1, 2014

Review Buku: Reisha si Pengusaha Cilik

Pulang dari Makassar, saya dapet oleh-oleh buku ini dari penulisnya, Mba Marisa. Langsung dong saya baca. Tidak berapa lama kemudian saya pun membuat reviewnya dan dengan malu-malu mengirimnya ke Kompas Anak. Namun saya baru tau akhir-akhir ini kalau ternyata review yang saya kirim itu kalah kece sama punyanya Mba Hairi Yanti hihihi... Daripada dianggurin, mending saya post di sini :)

Dok. Pribadi
Detail Buku
Judul: Reisha si Pengusaha Cilik
Penulis: Marisa Agustina
Penerbit: Indiva Media Kreasi
Cetakan: Pertama, Oktober 2013
Tebal: 128 halaman
ISBN: 978-602-1614-03-7
Harga: Rp 25.000 Gratis :D

Review
Reisha adalah anak yang spesial. Di saat teman-teman seusianya hanya tau bermain dan belajar, dia malah sudah menjadi pengusaha cilik. Awalnya, gadis kelas satu sekolah dasar itu menjual puding cokelat buatan mamanya kepada teman-temannya di kelas. Ternyata teman-temannya sangat menyukai puding Reisha. Reisha pun semakin semangat menjalankan usahanya. Namun Agil tidak suka melihat kesuksesan Reisha. Dia mengancam teman-teman segengnya agar tidak membeli puding Reisha. Dia juga ikut berjualan mainan di kelas untuk menyaingi dagangan Reisha.

Meskipun berdagang di luar jam pelajaran, aksi Reisha dan Agil akhirnya diketahui Pak Guru Brastagi. Orang tua mereka dipanggil ke sekolah untuk menemui Ibu Kepala Sekolah. Reisha sangat khawatir dia tidak bisa berjualan lagi. Padahal dia baru memulai rencananya untuk menabung agar bisa backpacker-an keliling dunia. Di luar perkiraan, Ibu Kepala Sekolah ternyata memberi sebuah kejutan yang menyenangkan.

Seru sekali membaca cerita Reisha ini. Selain bisa belajar menjadi pengusaha, kita juga bisa mencontoh sikap dermawan yang dimiliki Reisha.

~~~

Yuk, dibeli yuk! ;)

6 comments:

  1. Wah buku yang keren. Anakku harus baca buku ini. Soalnya, dia itu paling anti sama yang namanya jualan. Duh... ketularan emaknya nih. Padahal, di zaman sekarang ini, bisa menciptakan lapangan kerja sendiri itu sangat penting. TFS review-nya, Mak. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga mba, entah kenapa rasanya ga bakat jualan :(

      Delete
  2. kecil-kecil sudah bisa jualan , hebat ya

    ReplyDelete
  3. wih hebat ya anak jaman sekarang , sukses ya de.

    ReplyDelete